Jakarta, CNN Indonesia

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono dan Sekjen Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia, Arifin Nur Cahyo mengajukan diri sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Arief yang mengaku sebagai pendukung Prabowo-Gibran berharap MK bijaksana dalam memutus sengketa Pilpres. Menurutnya, kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres sah dan tidak curang.

“Kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 adalah sah dan tidak ada kecurangan karena kami adalah bagian-bagian dari yang mengkampanyekan Prabowo-Gibran,” kata Arief di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (18/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan kemenangan Prabowo-Gibran di area-area perkebunan sawit berbagai daerah mencapai 70 persen. Menurutnya, tidak ada efek bansos maupun intimidasi dari kemenangan itu.

“Kemenangan Prabowo-Gibran ini sebenarnya kalau dari meta fisikanya sudah kehendak leluhur nusantara. Kita yang menginginkan agar Indonesia dipimpin oleh presiden yang jauh lebih baik dari Jokowi untuk menyelamatkan Indonesia dari kehancuran sosial politik dan ekonomi,” katanya.

Arief juga mengaku tidak masalah amicus curiae yang diajukan tidak akan dipertimbangkan oleh MK.

Sebelumnya, MK menyatakan amicus curiae yang akan turut dipertimbangkan hakim adalah yang diajukan maksimal pada 16 April.

“Enggak apa-apa enggak dipertimbangkan juga, tapi kami kan menyuarakan, karena itu kami butuh kawan-kawan untuk menyuarakan ini kepada para hakim agar mendengarkan juga kelas pekerja, kelas petani bahwa kelas pekerja dan kelas petani ini butuh ketenangan,” katanya.

Hingga Rabu (17/4), MK telah menerima 23 pengajuan permohonan amicus curiae. Beberapa yang mengajukan adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Jubir MK Fajar Laksono mengatakan amicus curiae yang diajukan berbagai pihak bisa dipertimbangkan atau tidak sama sekali oleh Majelis Hakim dalam Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024.

“Ada banyak kemungkinan posisi amicus curiae ini. Bisa saja mungkin dipertimbangkan seluruhnya dalam pengambilan keputusan. Atau mungkin dalam pembahasan dipertimbangkan sebagian atau mungkin tidak dipertimbangkan sama sekali karena dianggap tidak relevan. Ini betul-betul otoritas hakim konstitusi,” kata Fajar dikutip dari situs resmi MK, Kamis.

Ia juga menjelaskan amicus curiae yang akan turut dipertimbangkan hakim adalah yang diajukan maksimal pada 16 April. Fajar menyebut hal itu berdasarkan kebijakan yang diambil oleh Majelis Hakim.

(yoa/bmw)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *